Prabumulih – Puluhan anggota Forum Komunikasi Pemuda Prabumulih (FKPP) menggelar aksi damai di depan Kantor PHRZ4 (Pertamina Hulu Rokan Zona 4) Prabumulih, tepatnya di samping Tugu Nanas Energi, lampu merah Bawah Kemang, Kelurahan Dusun Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Rabu (12/11/2025) pagi.
Aksi ini bertepatan dengan peringatan Hari Ayah Sedunia, 12 November 2025. Para peserta aksi membawa sejumlah tuntutan yang disampaikan langsung oleh Kiki Radito selaku ketua pelaksana FKPP didampingi Ketua FKPP Calik, serta puluhan anggota FKPP lainnya.
Dalam orasinya yang disampaikan dengan nada lantang menggunakan mikrofon, Kiki radito menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap dugaan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan Pertamina Zona 4 Prabumulih.
Adapun dasar tuntutan FKPP antara lain:
1. Diduga adanya kelalaian pihak Pertamina Zona 4 Prabumulih dalam pengawasan area eks pengeboran yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, termasuk dugaan penyelewengan dana reklamasi dan restorasi.
2. Dugaan praktik nepotisme di lingkungan Pertamina Zona 4 Prabumulih.
3. Dugaan adanya oknum pensiunan TNI yang masih menggunakan atribut militer tanpa wewenang.
4. Tuntutan agar PHRZ4 Prabumulih memindahkan tangki P3, karena dianggap melanggar aturan Menteri Lingkungan Hidup terkait jarak minimal 500 meter dari pemukiman.
5. Meminta realisasi janji-janji perusahaan kepada masyarakat.
Serta sejumlah tuntutan lain yang dianggap penting bagi kepentingan masyarakat lokal.
“Kami hanya menuntut keadilan dan hak putra-putri lokal agar dipenuhi sesuai dengan undang-undang yang berlaku di republik ini,” tegas Artur dalam orasinya.
Aksi berjalan damai dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.











