FORDAMAI Gelar Tabligh Akbar Sambut Ramadhan 1447 H di Masjid Aceh Mufakat

  • Bagikan

Prabumulih – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, Forum Da’i Muda Islam (FORDAMAI) menggelar kegiatan Tabligh Akbar yang dipusatkan di Masjid Aceh Mufakat, Jalan Perumnas Belitung, Kelurahan Gunung Ibul, Kota Prabumulih, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Momentum Meningkatkan Ketaatan & Perjuangan Islam Kaffah” ini berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, mulai pukul 08.30 hingga 11.45 WIB. Tercatat sebanyak 75 peserta hadir, terdiri dari 35 laki-laki dan 40 perempuan, yang merupakan warga Perumnas Belitung dan sekitarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Prabumulih Timur, Reki Saputra, S.H., M.Si, serta RW 02 Kelurahan Gunung Ibul dan tokoh masyarakat setempat.

Acara diawali dengan registrasi jamaah pada pukul 08.00 WIB. Tepat pukul 08.30 WIB, kegiatan resmi dibuka oleh MC, Muharram Saribi, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Alfath.

Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan Masjid Aceh Mufakat, H. Syamsuar, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk syiar Islam dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat. Selanjutnya, Ketua FORDAMAI, Muhammad Zally Ridha, S.E.I., dalam sambutannya mengajak seluruh jamaah menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan diri menuju pribadi yang lebih bertakwa dan berkontribusi bagi umat.

Memasuki sesi materi, Ust. Ahmad Rofiq menyampaikan ceramah pertama bertajuk “Spirit Ramadhan & Perjuangan Badar”. Ia menekankan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan, ampunan, dan pelipatgandaan pahala. Umat Islam diajak untuk meningkatkan kualitas ibadah serta meneladani semangat Perang Badar sebagai simbol perjuangan iman yang dilandasi kesabaran, keikhlasan, dan persatuan. Ramadhan, menurutnya, bukanlah beban, melainkan kebutuhan ruhiyah bagi setiap muslim.

Setelah sesi pertama, suasana semakin hidup dengan adanya games interaktif dan ice breaking yang bertujuan menambah semangat serta mempererat kebersamaan antarjamaah.

Materi kedua disampaikan oleh Ust. Novran Abu Hafshah dengan tema “Islam Kaffah & Peran Dakwah Umat”. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa muslim kaffah adalah muslim yang taat secara menyeluruh kepada Allah SWT dalam seluruh aspek kehidupan. Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan, pandangan, serta perbuatan dari maksiat. Islam sebagai agama yang sempurna dan komprehensif menuntut umatnya untuk berdakwah dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Ramadhan disebut sebagai momentum kebangkitan dakwah dan penguatan ukhuwah Islamiyah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa oleh Ust. Zul Kurniawan, dilanjutkan dengan penyampaian informasi dari panitia sebelum akhirnya acara resmi berakhir pada pukul 11.45 WIB.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *