Journaling.id, Palembang – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Selatan resmi meluncurkan program Sekolah Politik dan Pengkaderan bertajuk Remaja Bernegara. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Letjen Harun Sohar, Lorong Teratai III, Kebun Bunga, Kota Palembang, Minggu (26/4/2026).
Sekretaris DPW Partai NasDem Sumsel, H. Nopianto, S.Sos., M.M, mengatakan bahwa program Remaja Bernegara merupakan bagian dari agenda nasional Partai NasDem yang telah dilaksanakan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP), kemudian ditransformasikan ke tingkat wilayah hingga kelas kaderisasi.

“Program ini kita launching hari ini sebagai bagian dari sekolah politik dan pengkaderan Partai NasDem Sumatera Selatan. Sebelumnya sudah dilaksanakan di tingkat pusat, lalu kita turunkan ke wilayah dan kelas,” ujar Nopianto.
Ia menjelaskan, kegiatan yang telah berlangsung sejak beberapa hari terakhir ini diikuti oleh pelajar SMA dan SMK dari berbagai sekolah di Kota Palembang. Peserta umumnya merupakan siswa yang aktif dalam organisasi sekolah seperti OSIS.

Menurutnya, program ini bertujuan memberikan edukasi politik kepada generasi muda, khususnya mereka yang akan memasuki usia pemilih.
“Kita berharap melalui sekolah politik ini, anak-anak muda bisa lebih melek politik, menambah wawasan, serta pengetahuan di bidang politik. Siapa tahu di antara mereka ada yang memiliki minat dan bakat untuk terjun ke politik praktis,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti simulasi peran sebagai anggota DPRD provinsi. Mereka diperkenalkan dengan proses legislasi, mulai dari rapat komisi, rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), panitia khusus (Pansus), hingga rapat paripurna.

“Hari ini mereka memerankan diri sebagai anggota DPRD provinsi dalam proses melahirkan sebuah peraturan daerah. Ini menjadi pengalaman langsung agar mereka memahami tugas dan fungsi legislasi secara nyata,” katanya.
Nopianto menambahkan, program Remaja Bernegara bersifat terbuka dan diikuti secara personal oleh para peserta, tanpa melalui mekanisme formal sekolah.
“Peserta mendaftar secara mandiri ke NasDem. Namun hampir seluruh SMA dan SMK di Palembang terwakili. Kita optimistis program ini akan berjalan baik dan menghadirkan kompetisi positif antar peserta,” tutupnya.





